Istilah-Istilah Penting dalam Dunia Drone
Sebelum menerbangkan drone, pastikan memahami bahasanya terlebih dahulu. Berikut istilah-istilah penting dalam dunia drone yang perlu dikuasai setiap calon pilot.
Bagi pemula, dunia drone penuh dengan istilah yang terdengar asing. Memahaminya akan membantu Anda terbang dengan lebih aman dan sesuai aturan. Berikut istilah dasar yang perlu diketahui.
1. Drone / Pesawat Udara Tanpa Awak
Dalam aturan Kementerian Perhubungan, pesawat udara tanpa awak adalah mesin terbang yang dikendalikan dari jarak jauh oleh pilot, atau mampu mengendalikan dirinya sendiri. Sementara itu, kata "drone" adalah sebutan populer yang tidak resmi untuk jenis pesawat ini.
2. UAS dan RPAS
UAS (Unmanned Aircraft System) adalah pesawat tanpa pilot di dalamnya beserta perangkat pendukungnya. RPAS (Remotely Piloted Aircraft System) adalah sistem yang terdiri dari pesawat, stasiun kendali pilot, tautan kendali, dan elemen lain yang diperlukan saat terbang.
3. Operator dan Remote Pilot
Operator adalah pihak yang bertanggung jawab atas penggunaan drone, baik instansi pemerintah, BUMN, swasta, maupun perorangan. Remote pilot adalah orang yang mengendalikan drone dari jarak jauh.
supabase
4. Multirotor
Drone dengan beberapa baling-baling. Sebutannya mengikuti jumlah rotor: tricopter (3), quadcopter (4), hexacopter (6), dan octocopter (8).
5. VLOS (Visual Line of Sight)
Cara terbang di mana pilot atau pengamat dapat melihat drone secara langsung tanpa alat bantu.
6. BVLOS (Beyond Visual Line of Sight)
Kebalikan dari VLOS: pilot atau pengamat tidak dapat melihat drone secara langsung, sehingga harus memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan.
7. Controlled dan Uncontrolled Airspace
Controlled airspace adalah ruang udara yang mendapat layanan pemanduan lalu lintas penerbangan (ATC), sedangkan uncontrolled airspace hanya mendapat layanan informasi, kesiagaan, dan saran lalu lintas penerbangan.
8. KKOP (Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan)
Wilayah darat, perairan, dan ruang udara di sekitar bandar udara yang digunakan untuk operasi penerbangan demi menjamin keselamatan. Drone perlu lebih berhati-hati di area ini.
9. Kawasan Udara Terlarang dan Terbatas
Kawasan udara terlarang (prohibited area) bersifat permanen dan berlaku bagi semua pesawat udara. Kawasan udara terbatas (restricted area) bersifatnya tidak tetap dan terutama digunakan untuk penerbangan negara.
Memahami istilah-istilah ini adalah langkah awal menjadi pilot drone yang bertanggung jawab. Untuk belajar langsung dari praktisi, ikuti pelatihan bersama kami.
ARTIKEL LAINNYA
