Lost Link Procedure pada Drone
Lost link adalah kondisi ketika hubungan komunikasi antara drone dan pilot terputus. Artinya, drone tidak lagi menerima perintah dari remote controller seperti biasa.
Saat hubungan komunikasi terputus, respons drone dapat berbeda tergantung sistem dan pengaturan yang digunakan.
FAA mencantumkan beberapa contoh prosedur lost link, seperti:
- Tetap hover di posisi,
- Kembali ke titik awal,
- Masuk ke pola holding,
- Menuju waypoint tertentu,
- atau Langsung mendarat.
Respons tersebut sebaiknya sudah ditentukan sebelum penerbangan dimulai.
Lost link dapat terjadi karena jarak terlalu jauh, adanya penghalang, gangguan komunikasi, atau masalah pada sistem pengendali. Jika drone tidak memiliki prosedur yang jelas, situasi dapat menjadi sulit diprediksi, karena itu pilot perlu mengetahui apa yang akan dilakukan drone jika koneksi hilang.
Lost link bukan berarti drone langsung mengalami flyaway. Pada kondisi lost link, drone masih dapat mengikuti prosedur otomatis yang sudah diprogram. Misalnya kembali ke titik awal atau mendarat di lokasi tertentu. Flyaway terjadi ketika drone tidak lagi bergerak sesuai pola yang direncanakan atau tidak dapat dikendalikan secara normal. Prosedur lost link justru dibuat untuk mengurangi kemungkinan situasi berkembang menjadi kondisi yang lebih berbahaya.
Sebelum menerbangkan drone, pilot perlu memahami pengaturan lost link pada perangkat yang digunakan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah lokasi home point, jalur kembali, ketinggian yang aman, kondisi baterai, serta kemungkinan adanya bangunan, pohon, kabel, atau hambatan lain. FAA menyebutkan bahwa prosedur lost link untuk operasi UAS dapat mencakup rute penerbangan, ketinggian, titik holding, prosedur komunikasi, hingga titik penghentian penerbangan jika pemulihan tidak memungkinkan.
Lost link terjadi, pilot sebaiknya tetap memantau posisi drone dan mencoba mengembalikan hubungan komunikasi. Hindari berpindah posisi secara terburu-buru jika hal tersebut justru membuat kondisi semakin sulit dipantau. Jika koneksi tidak kembali, biarkan prosedur yang sudah direncanakan bekerja selama kondisi tersebut masih aman.
Drone dapat memiliki prosedur otomatis seperti hover, kembali ke titik awal, menuju waypoint tertentu, atau mendarat. Karena itu, pilot perlu memahami pengaturan tersebut sebelum penerbangan dimulai. Lost link procedure yang dipersiapkan dengan baik membantu membuat respons drone lebih terencana dan mengurangi risiko ketika komunikasi terputus.
Indonesia Drone Training Center akan mempelajari dasar komunikasi drone, prosedur kehilangan sinyal, Return to Home, emergency procedure, dan cara merencanakan penerbangan agar risiko dapat dikurangi sejak awal. Pemahaman yang baik, pilot tidak hanya tahu cara menerbangkan drone, tetapi juga tahu bagaimana bertindak ketika komunikasi tidak berjalan normal.
Drone dapat memiliki prosedur otomatis seperti hover, kembali ke titik awal, menuju waypoint tertentu, atau mendarat. Karena itu, pilot perlu memahami pengaturan tersebut sebelum penerbangan dimulai. Lost link procedure yang dipersiapkan dengan baik membantu membuat respons drone lebih terencana dan mengurangi risiko ketika komunikasi terputus.
ARTIKEL LAINNYA
