Bagi pilot drone, logbook bukan sekadar arsip. Catatan ini membantu melihat riwayat penerbangan, kondisi perangkat, pengalaman pilot, serta kejadian yang perlu diperhatikan pada penerbangan berikutnya.

Isi logbook dapat mencakup:
- tanggal dan lokasi penerbangan,
- tujuan operasi,
- durasi penerbangan,
- kondisi cuaca,
- identitas atau jenis pesawat,
- penggunaan baterai,
- nama pilot,
- gangguan atau kejadian selama penerbangan,
- serta tindakan setelah penerbangan.
Dalam operasi profesional, pencatatan seperti ini membantu membuat kegiatan penerbangan lebih terstruktur.

Logbook memudahkan pilot melihat kembali berapa banyak penerbangan yang sudah dilakukan dan dalam kondisi seperti apa. Catatan tersebut juga dapat digunakan untuk mengevaluasi pengalaman terbang, jenis misi yang pernah dilakukan, serta kondisi yang sering muncul di lapangan. Untuk pilot yang sedang meningkatkan kemampuan, logbook menjadi cara sederhana untuk melihat perkembangan jam terbang dan pengalaman operasional.

Logbook juga dapat digunakan untuk mencatat kondisi perangkat. Jika dalam beberapa penerbangan mulai muncul masalah yang sama, misalnya waktu baterai semakin pendek atau terdapat getaran tidak biasa, catatan sebelumnya dapat membantu proses evaluasi.

Drone memiliki berbagai komponen yang perlu diperiksa dan dirawat. Dengan logbook, pilot atau operator dapat mencatat kapan baterai digunakan, kapan propeller diperiksa, kapan komponen diganti, dan apakah pernah terjadi benturan atau pendaratan keras. Transport Canada juga memasukkan pemeliharaan, inspeksi, dan pencatatan kondisi pesawat sebagai bagian penting dalam operasi RPAS yang aman.

Setelah penerbangan selesai, pilot dapat mencatat kejadian yang tidak sesuai rencana. Misalnya ada gangguan sinyal, angin terlalu kuat, baterai turun lebih cepat, atau jalur penerbangan perlu diperbaiki. Catatan seperti ini membuat setiap penerbangan menjadi bahan pembelajaran untuk penerbangan berikutnya.

Pada kegiatan profesional, logbook membantu menunjukkan bahwa operasi dilakukan secara terencana dan terdokumentasi. Data penerbangan dapat digunakan untuk kebutuhan audit internal, evaluasi keselamatan, perawatan perangkat, atau laporan kepada pihak terkait. Semakin rutin logbook digunakan, semakin mudah pilot memahami riwayat operasinya dan mengambil keputusan yang lebih baik pada penerbangan berikutnya.

Mencatat penerbangan membuat pilot terbiasa berpikir lebih sistematis. Sebelum terbang, pilot tahu apa yang perlu diperiksa. Setelah terbang, pilot tahu apa yang perlu dicatat dan dievaluasi. Kebiasaan seperti ini juga menjadi bagian penting dalam pembelajaran di Indonesia Drone Training Center, terutama untuk membangun pola kerja pilot yang lebih rapi, aman, dan profesional.